Advertisements

Jika Premium Dihapus Kita Akan Untung Apa Rugi???

23 12 2014

gaes, rekomendasi tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) menghentikan pengadaan bensin dengan research octane number (RON) 88 atau premium. Kelihatannya sudah dapat sinyal positif oleh pemerintah.  dan kita akan menikmati Pertamax atau RON92. BPH Migas sebelumnya mengusulkan besaran subsidi tetap antara Rp 1.500 sampai Rp 2 ribu. Kalau angka itu disetujui, berarti kisaran harganya bisa turun sampai Rp 7.950 untuk Jabodetabek. sekali lagi itu kalo disetujui..

kembali lagi ke masalah subsidi, jika benar itu disetujui. kendaraan kita menenggak oktan lebih tinggi dengan harga yang lebih murah dari harga premium sekarang hhmm bagus itu. tapi…….. jika tidak, maka harga si Ron 92 aka pertamax ini akan seperti sedia kala adanya tanpa subsidi, kalo sekarang ya kisaran 9.950 dijabodetabek.

Harga pertamax menyesuaikan harga minyak mentah dunia, berfluktuasi, ya kalo kondisi minyak dunia turun terus, kalo pas naik???? nambah subsidi? gak mungkin lah!!
la wong sekarang aja harga minyak dunia sedang turun tapi nilai tukar rupiah kita anjlok ya podo wae… tetep jadi mahal jatuhnya.

nah loh…. mari kita berdoa saja pemerintah tidak mencabut subsidi. atau kalo kalo mau dicabut gak apa2 tapi pemerintah memperkuat nilai rupiah kita.

 

155933_216524235155929_1890709761_n

 

Advertisements

Actions

Information

8 responses

23 12 2014
tongsam

besok semua di subsidi… enakkan..!?

23 12 2014
demang soegax

eenyaakkkkk 😀

23 12 2014
Premium di Hapus, Pemerintah Akan Subsidi Pertamax | Saputra's Story Blog

[…] tulisan sebelumnya di sini, maka ada yang menggelitik jika di gabungkan dengan tulisan kang Demang. Pertanyaan mennggelitik, Siapa yang untung..? Siapa yang Rugi..? Skema yang mungkin dipakai […]

23 12 2014
orong-orong

isoh mangan wae aku uwis trimo

23 12 2014
demang soegax

eeeaaaaa 😀

23 12 2014
lekdjie mumet-ndhase.com

mmm,kiro2 yamaha alfa kuat ga ya mimik pertamax?

24 12 2014
st3v4nt

sebenarnya yang harus dihapus itu bukan perkara RON 88 atau 92-nya tapi mafianya….yg selama ini diuntungkan dari trading karena Indonesia gak punya kilang sendiri….kalau mau subsidi yg layak dapat ya cuma transportasi publik itu pun bukan BBMnya tapi harga tiketnya jadi kita bisa naik kereta, angkot, bus dengan harga lebih murah daripada pakai motor…

24 12 2014
demang soegax

kalo saya lebih prefer ke penguatan nilai rupiah mas. win2 solution kalo menurut saya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: