Advertisements

Terlambat Bayar Pajak Kendaraan Kena Tilang Gak Sih?

16 12 2011

Ada pertanyaan yg menarik nih waktu bapak2 dikampung saya pada ngerumpi waktu rapat rutin RT, selain ngebahas Ayu Ting2, Vicky Shu, Aura Kasih Julia perez dll :mrgreen: ada yg menanyakan kalo terlambat bayar pajak kendaraan bisa kena tilang gak sih??? kok kemaren saya di tilang? kan terlambat bayar pajak urusannya Dipenda dan juga saya bayar denda kok’

weww gut kuesien… ! kebetulan ada tetangga yang juga berprofesi sebagai pak Pulisi mendengar pertanyaan tsb dengan berwibawa sambil menghisap rokok mild nya beliu menjawab… ‘seharusnya tidak ditilang‘ woohh?? kok bisa??  dan beliau menjawab lagi ‘ iya kan seharusnya, jadi bisa juga ditilang… ‘ wah tiba2 obrolan menjadi lebih hangat lebih anget dari ngebahas Ayu ting2 sebelumnya 😆

kalo menurut Undang-Undang Lalulintas No.14 Tahun 1992 itu, polisi hanya boleh menilang pelanggaran yang bersangkutan dengan kelengkapan kendaraan, seperti kelengkapan surat2 (SIM dan STNK), kelengkapan kendaraan bermotor seperti lampu, spion, lampu sein menyala, dsb.

Jadi kesimpulannya selama menyangkut pajak kendaraan, polisi hanya berwenang menghentikan kendaraan dan menanyakan status pajak. Jika ternyata memang belum membayar pajak, polisi hanya boleh mencatat surat kendaraan. dan data tersebut diserahkan kepada Dispenda setempat

Akan tetapi ada instruksi bersama antara Menhankam, Mendagri, dan Menkeu tentang Sistem Administrasi Negara di Bawah Satu Atap. Kesepakatan inilah yang berkaitan dengan pajak kendaraan. Kesepakatan yang terjadi pada tahun 1990 itu masih berlaku sampai sekarang. “Jadi, polisi secara resmi terlibat, tapi dengan semangat mengamankan pendapatan Negara,”

Hmmmm…. Jadi mungkin itu alasannya kenapa Polisi sering memberikan sangsi berupa Surat Tindakan Pelanggaran (tilang) mungkin karena ‘semangat mengamankan pendapatan negara’ 😛

Sebetulnya kita jangan memperdebatkan ini sebetulnya… udah menjadi kewajiban kita sebagai warga negara untuk membayar pajak kekayaan kita, di dalam agama pun juga ada zakat kan? lagipula malah rugi kan kalo bayar denda :mrgreen:

 

 

 

Advertisements

Actions

Information

19 responses

16 12 2011
asmarantaka

anggap saja memberi makan anjing … 😀

16 12 2011
kidemang soegax

punya ayam doang 😛

16 12 2011
mas wahyu

Oh,begitu

16 12 2011
Pak Bambang Nunggang Byson

gak kena tilang tapi kena damai, emang perang? tiru2

16 12 2011
kidemang soegax

:mrgreen:
*nyanyi perdamaian… perdamaian….

16 12 2011
Taufik

kalo dibalik nyanya . . .pasalnya apa ya? . . kira2 jawaban oknumnya gimana ya mas ?

16 12 2011
kidemang soegax

mungkin gini jawabannya : pokokna mah… atas nama menyelamatkan pendapatan negara :mrgreen:

16 12 2011
#99 bro

alhamdulilah ya…… saya belom pernah dan gak pengen ketilang..

16 12 2011
kidemang soegax

jgan deh mas 🙂

16 12 2011
Over Price

mungkin kalimat yang italic itu yang bener seperti ini mas.
“Jadi, polisi secara resmi terlibat, tapi dengan semangat mengamankan pendapatan Keluarga” 😀

16 12 2011
kidemang soegax

hhmmm mungkin 😆

16 12 2011
semar

Gak ada undang2nya tuh, kecuali sampai stnknya ikut mati juga.

16 12 2011
vixy182

om ipul bnyak beribu alsn buat cari sampingan.

17 12 2011
gogo

demi kekayaan negara ttp balance.. polkish jd pionnya..

17 12 2011
Iwan Budi Santoso

Ditilang bro..saya pernah ngalamin hal ini dan karena setau saya itu adalah urusan dispenda maka saya ajak debat polisinya..dan jawabnya seperti ini..(sambil menunjukkan stnk di bagian kanan depan) pak..ini ada kolom pengesahan,dimana jika anda membayar pajak maka di kolom pengesahan akan diberi stempel..memang benar stnk berlaku selama 5 tahun tetapi setiap tahunnya harus disahkan ulang(dengan cara distempel tadi) setelah anda membayar pajak…CMIIW
Cuma yang bikin nyesek tu akhirnya bukan lembar tilang yang saya dapat malah 50rban dari dompet yang masuk ke kantung oknum keparat(eh..aparat) tersebut

19 12 2011
kidemang soegax

ya itu tadi masbro…
dengan semangat mengamankan kekayaan negara
tp positip thinking aja masbro 🙂

27 12 2011
brutukulinu

tp kan yg baru : Undang-Undang Lalulintas No.14 Tahun 1992 itu, polisi hanya boleh menilang pelanggaran yang bersangkutan dengan kelengkapan kendaraan, seperti kelengkapan surat2 (SIM dan STNK), kelengkapan kendaraan bermotor seperti lampu, spion, lampu sein menyala, dsb.
dr pd instruksi bersama antara Menhankam, Mendagri, dan Menkeu tentang Sistem Administrasi Negara di Bawah Satu Atap. Kesepakatan inilah yang berkaitan dengan pajak kendaraan. Kesepakatan yang terjadi pada tahun 1990 itu masih berlaku sampai sekarang. “Jadi, polisi secara resmi terlibat, tapi dengan semangat mengamankan pendapatan Negara,”
berarti intruksi itu di mentahkan oleh UU lalin .
:nunggu jawaban pak polkis:

27 12 2011
kidemang soegax

anggota de pe er juga masbro 🙂
undang2 banyak yg abu2 cmiiw

31 12 2013
dorin

Kenapa ya motor daerah dbwa kejakarta slalu kena razia mskipun saya dah bw surat_2 lengkap ?giliran depan guwa aj g pakai helm kok dilepas gtu saja….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: